Tanaman Mahkota Dewa

Tanaman mahkota dewa, tanaman yang dulunya tak pernah digubris sedikitpun, kini menjadi buah bibir. Telah banyak kesaksian yang menunjukkan bahwa tanaman tersebut bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit, baik sebagai obat luar maupun obat dalam. Bahkan beberapa penyakit mengerikan seperti kanker, lever, dan hipertensi, amblas berkhat mahkota dewa. Tanaman ini sebenarnya berasal dari Papua. Karenanya, dinamakan Phaleria papuanan. Lalu ada pula yang menyebut Phleria macricarpa. Selain itu, ada sederet nama menyebut tanaman. Diantaranya , trimahkota, mahkota ratu, mahkota raji. Dan pusaka dewa. Orang Jawa menyebutnya mahkota dewa, makuto ratu, makuto mewa, atau makuto raja.. sementara itu, orang banten mn=enyebutnya raja obat.

Daun tanaman mahkota dewa termasuk daun tunggal. bentuknya lonjong dan langsing memanjang berujung lancip. Sekilas menyerupai bentuk daun jambu air, tetapi lebih langsing. Teksturnya pun lebih liat Warnanya hijau dan permukaannya licin tidak berbulu. Panjang daun bisa mencapai 7-10 cm dan lebar 3-5 cm. Daun mahkota dewa termasuk bagian pohon yang paling sering dipakai untuk pengobatan. Penyakit yang dapat disembuhkan dengan daunnya antara lain lemah syahwat, disentri, alergi, dan tumor. Buah mahkota dewa ini menjadi cirri khas pohon mahkota dewa. Bentuknya bulat seperti bola dan terdiri atas kulit, daging dan biji. Ukurannya bervariasi dari sebesar buah apel. Saat masih muda kulit buah mahkota dewa berwarna hijau, tetapi setelah tua warnanya berubah menjadi merah marun. Daging buahnya berwarna putih. Memakan buah mahkota dewa secara langsung harus siap merasakan mabuk atau pusing.

Seperti buahnya, bentuk biji tanaman mahkota dewa  juga bulat dan berwarna putih. Disarankan agar biji mahkota dewa tidak dimakan karena sangat beracun. Jika tergigit akan menyebabkan lidah kaku, mati rasa, dan badan meriang. Karena itu bijinya dianjurkan sebagai obat oles untuk aneka penyakit kulit. Biji mahkota dewa juga tidak disarankan digunakan untuk perempuan hamil karena sifatnya yang teratogenik. Pemanfaatan biji untuk obat kulit dilakukan dengan cara mengeringkan dan menyangrainya sampai gosong kemudian dicampur minyak kelapa hijau dengan perbandingan 1:20 ditambah dengan serbuk sambiloto, bubuk daun dewa, dan bubuk pegagan. Dalam pengobatan alternative, mahkota dewa terbukti bisa mengobati berbahgai penyakit berbahaya pada manusia, seperti kanker, diabetes, asam urat, gangguan ginjal, lever, penyakit kulit, menurunkan kolesterol, menambah stamina dan menghilangkan ketergantungan narkoba. Ekstrak mahkota dewa juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit hewan piaraan.


=====================================

>>> Kapsul Mahkota Dewa, Membantu Mengatasi Kanker & Tumor, Meluruhkan Batu Urine, Radang Saluran Kemih, Mencegah Pengendapan Batu Ginjal, Melancarkan Pembuangan Air Seni, Mengatasi Diabetes Mellitus, Hepatitis, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Manfaat Mahkota Dewa and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>